Showing posts with label Asmara. Show all posts
Showing posts with label Asmara. Show all posts

Kenali 6 Ciri Pria Posesif (Wanita Wajib Baca)

Saat jatuh cinta begitu indah, seringkali anda tidak sadar bahwa perhatian dan kekhawatiran yang diberikan pasangan terlalu berlebihan. Sebaiknya hati-hati, karena bisa saja sikapnya ini merupakan tanda bahwa ia mulai berusaha untuk mengendalikan Anda.

Seperti dilansir All Woman Stalk, berikut ciri-ciri pria posesif berikut ini :

1. Menjauhkan Anda dari teman
Salah satu tanda kekasih mulai mengekang adalah ia menjauhkan Anda dari keluarga dan teman-teman. Ada banyak cara yang ia lakukan untuk hal tersebut. Salah satunya adalah meminta Anda untuk terus menghabiskan waktu bersamanya atau marah saat Anda pergi terlalu lama dengan teman-teman Anda.

2. Dia mendikte Anda
Seorang pria yang mulai mengendalikan pasangannya biasanya akan memberi tahu secara langsung apa yang seharusnya Anda lakukan. Ia akan mengatakan bahwa ia tidak ingin Anda pergi bersama teman-teman Anda.

Ia juga tidak ingin Anda melakukan kegiatan yang Anda pilih dengan berbagai alasan. Jika Anda sudah mulai merasa bahwa kegiatan Anda didikte olehnya, maka Anda harus mulai curiga.

3. Mengucapkan kalimat manis
Beberapa pria melakukan cara yang lebih halus dengan senyum dan ucapan-ucapan yang ramah. Misalnya saat Anda mengatakan bahwa Anda dipromosikan untuk bertugas di luar kota, ia akan menyatakan bahwa sangat berbahaya bagi wanita untuk tinggal sendirian di sana.

Atau saat Anda ingin melakukan kegiatan lain di luar pekerjaan, ia akan mengatakan bahwa Anda bisa sakit karena terlalu lelah. Sebaiknya bedakan antara kekhawatiran dan larangan.

4. Selalu mengecek Anda
Apakah pasangan Anda sering mengecek keberadaan Anda? Menanyakan jam berapa Anda akan pulang, dengan siapa dan apa yang Anda lakukan setiap waktu? Ini bisa jadi tanda bahwa ia ingin mengontrol Anda.

5. Membuat Anda merasa bersalah
Pria seringkali membuat Anda merasa bersalah karena Anda memiliki kepentingan lain. Mereka mungkin akan seolah menyiratkan keadaan Anda dibanding mengatakannya.

Misalnya, saat Anda ingin pergi dengan teman-teman Anda dan ia tidak menyukainya. Ia akan berpura-pura tidak enak badan dan membuat Anda membatalkan rencana Anda pergi bersama teman-teman.

6. Membuat Anda ketergantungan

Seorang pria yang mengendalikan Anda akan membuat Anda merasa ketergantungan. Baik lewat kondisi ekonomi atau emosional. Dia ingin menjadi satu-satunya orang terpenting di dunia untuk Anda.
Sumber: VIVA.co.id

Problem Pernikahan yang Paling Sering Dialami Pengantin Baru

Problem dalam rumah tangga pasti ada saja, termasuk juga pengantin baru. Kehidupan di awal pernikahan pasti menyenangkan, namun bukan berarti tidak memiliki masalah. Bersatunya dua orang yang memiliki kehidupan dan cara pikir berbeda tentu bisa menimbulkan konflik.

Terdapat beberapa masalah yang paling sering menjadi topik perdebatan pengantin baru. Seperti dikutip She Knows dan Women Health Mag, berikut ini lima masalah yang kerap timbul di awal pernikahan.

1. Konflik dengan Mertua
Masalah dengan mertua menduduki peringkat pertama dalam permasalahan rumah tangga. Menurut pakar pernikahan John Gottman, phD, terjadinya konflik antara mertua dan menantu dipicu karena mereka sama-sama bersaing untuk mendapatkan perhatian suami. solusinya adalah diperlukan solidaritas yang tinggi dalam sebuah pernikahan. Suami harus mendampingi istri dan mengutamakan istri, bahkan ketika dia salah sang suami semestinya membela istrinya di depan keluarganya terutama di depan ibu sang suami.

2. Masalah Finansial
Uang merupakan penyebab pertikaian yang paling umum dalam rumah tangga. Membahas proritas keuangan dan membuat perencanaan dapat membantu mengurangi masalah ini. Pikirkan mengenai anggaran tiap bulannya, tabungan, tunjangan kesehatan, investasi untuk pendidikan anak serta cara menghadapi pasangan ketika ia ingin membeli sesuatu yang tidak bisa Anda setujui.

3. Pembagian Tugas Rumah Tangga
Sepele, namun bisa menimbulkan pertengkaran bila ada yang merasa tidak adil. Topik pertengkarang mulai dari mencuci piring, belanja, membersihkan kamar atau mengurus anak pasti sering diributkan. Jika Anda dan pasangan sama-sama bekerja, maka Anda perlu membicarakan topik rumah tangga ini. Bicarakan pada pasangan jika Anda membutuhkan bantuan si dia dalam menyelesaikan urusan rumah tangga. Agar tugas menjadi jelas, buatlah daftar tugas yang harus dilakukan Anda dan si dia dalam seminggu. Jika suami sudah menyelesaikan pekerjaannya jangan lupa mengucapkan terima kasih dan berikan dia pujian.

4. Kehidupan Seks
Masalah yang paling umum lainnya adalah seks. Bagi pasangan yang baru menikah, masa-masa bulan madu terlewatkan dengan begitu cepat dan membuat pasangan harus menghadapi tekanan dari kehidupan sehari-hari yang dapat menganggu hasrat seksual. Oleh karena itu, bersikap terbuka dan mendiskusikan mengenai apa yang diinginkan baik oleh Anda maupun pasangan dalah hal seks. Ketika kehidupan seks Anda bahagia, makan kehidupan rumah tangga Anda juga akan bahagia.

5. Mengurus Anak

Anak juga bisa menjadi faktor pemicu keributan suami-istri. Meski sangat menunggu kehadiran buah hati, namun ketika si kecil lahir maka bisa membawa masalah tersendiri. Memiliki anak dapat membawa tekanan tambahan dalam perkawinan karena merawat dan membesarkan anak membutuhkan sebuah tanggung jawab besar. Belum lagi jika pasangan tidak ikut andil dalam merawat anak, maka Anda bisa semakin stres dan sering ribut dengan pasangan.

Solusinya adalah Anda dan pasangan mampu membagi tugas. Jika diperlukan Anda dapat meminta bantuan dari orang luar, seperti saudara dekat atau baby sitter untuk menjaga si kecil. Sehingga Anda pun masih bisa menikmati hidup dan sesekali masih bisa pergi berdua bersama suami untuk mempertahankan keromantisan.

Kiat Sederhana Kenalkan Kekasih Pada Orang Tua

Saat ini anda sedang bingung mencari ide bagaimana memperkenalkan kekasih tercinta pada orang tua? nah kiat sederhana berikut yang kami ambil dari Merdeka.com sepertinya tepat untuk anda, baca ya...

Hello Ladies, Anda sudah menjalin hubungan cukup lama dan sudah waktunya untuk mengenalkan pada orang tua. Tapi Anda tidak tahu bagaimana cara mengenalkan kekasih Anda. Situasi demikian bisa membuat Anda dan kekasih canggung. Untuk menghindari situasi itu, simak tips mengenalkan pacar pada orang tua dilansir boldsky (8/8).

Pikirkan lagi:
Sebelum mengenalkan pacar pada orang tua, pikirkan apakah Anda berniat menjalani hubungan tersebut ke langkah selanjutnya? Keputusan ini akan menjadi faktor penentu hubungan Anda dengan keluarga Anda.

Bicara mengenai pacar:
Jika langsung membawa pacar ke rumah dan mengenalkannya secara langsung tentu akan membuat orang tua Anda terkejut. Sebaiknya Anda bicarakan soal latar belakang pacar Anda pada orang tua terlebih dahulu sebelum membawanya ke rumah. Dengan begitu, orang tua Anda punya gambaran tentang pacar Anda.

Jamuan makan malam:
Adakan makan malam bersama orang tua dan undang kekasih untuk hadir. Anda bisa mengenalkan dia pada orang tua dalam suasana yang lebih santai agar kekasih juga tidak grogi.

Membuat jalan untuk pertemuan lebih lanjut:
Jangan sampai pertemuan pertama antara pacar dan orang tua Anda juga menjadi pertemuan yang terakhir. Buat kedua pihak menjadi nyaman satu sama lain. Setelah pertemuan pertama ini Anda bisa mempertemukan kekasih dalam acara keluarga lainnya agar lebih akrab.

Apakah Anda siap?
Perlu diketahui bahwa orang tua Anda akan menganggap pertemuan ini serius. Pastikan bahwa Anda siap untuk menjalani hubungan ini lebih lanjut. Jika Anda tidak seratus persen yakin tentang pernikahan sebaiknya jangan dikenalkan dulu.

Bagaimana ladies, apakah Anda sudah siap mengenalkan kekasih pada orang tua Anda?